Cara Membuat Bibit Cengkeh Hingga Penanaman Cengkeh

cara membuat bibit cengkeh

Cengkeh telah menjadi salah satu komoditas terpenting dalam perdagangan, khususnya rempah-rempah. Karenanya banyak kelompok tani yang mempraktekkan budidaya cengkeh ini mulai dari cara membuat bibit cengkeh hingga penanaman.

Di Indonesia tanaman cengkeh banyak ditemukan di berbagai daerah di Sulawesi, seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Bahkan saat ini cengkeh tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi permintaan dari pasar dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Maka tidak heran jika banyak petani cengkeh yang mencari dan melakukan berbagai cara budidaya cengkeh agar cepat berbuah.

Cengkeh merupakan salah satu jenis tanaman yang cocok di daerah yang beriklim panas dan curah hujan yang merata. Kisaran suhu yang baik untuk budidaya cengkeh berkisar antara 22-30 derajat celcius dengan curah hujan antara 1500-4500 mm per tahun.

Sedangkan di daerah yang berpotensi angin kencang tidak disarankan untuk menanam cengkeh karena kurang cocok.

Cara Membuat Bibit Cengkeh Hingga Penanaman Cengkeh

cara membuat bibit cengkeh

1. Persyaratan Tumbuh

Tanaman cengkeh tumbuh subur di tanah liat, kaya akan tropis lembab, dan tumbuh subur di tanah merah. Iklim yang lebih sejuk dengan curah hujan yang populer sangat ideal untuk lokasi yang sedang tumbuh.

Karena tanaman cengkeh tidak tahan terhadap kekeringan. Jika pohon cengkeh mengalami kekeringan dapat menyebabkan kematian pohon yang berumur 1 tahun sampai 2 tahun. Kekeringan pada pohon tua / dewasa menyebabkan cabang mati, juga menyebabkan hasil yang kurang produktif.

Drainase yang baik, karena tanaman tidak tahan dengan kondisi masuknya air. Tanaman cengkeh ini dapat tumbuh subur di daerah dengan curah hujan tahunan 150 sampai 300 mm dan tanaman cengkeh ini dapat tumbuh pada ketinggian 1500 m dpl.

2. Persiapan Bibit dari Polong

Cara menanam cengkeh yang pertama adalah dengan memilih bibit unggul dari tanaman cengkeh tersebut. Bibit cengkeh bisa anda dapatkan dengan cara membeli bibit langsung di toko perkebunan terdekat atau menggunakan buah cengkeh yang anda miliki di rumah.

Cengkeh disarankan cengkeh yang sudah tua dan memiliki warna ungu kehitaman.

Pastikan juga cengkeh yang Anda pilih benar-benar buah yang matang di pohonnya. Jika Anda memiliki buah yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah menggunakan biji buah sebagai bijinya.

Cara mendapatkan bibit cengkeh:

  1. Kupas kulit siung dengan sangat hati-hati.
  2. Pastikan biji cengkeh tidak melepuh atau terpotong.
  3. Kemudian buang bijinya dari siung.
  4. Biji cengkeh yang terlalu kecil atau berbintik hitam.
  5. Kemudian rendam benih terpilih di air selama satu hari.
  6. Cuci benih cengkeh dengan air bersih.
  7. Ulangi pencucian sebanyak tiga kali hingga lendir tidak lagi menempel di biji.

3. Persiapan Media Tanam

Cara menanam cengkeh yang kedua adalah dengan memperhatikan pilihan media sebelum menanam bibit cengkeh. Beberapa alat dan bahan yang Anda buat untuk menanam cengkeh adalah sebagai berikut.

  • Tanah yang subur.
  • Pupuk.
  • Pot atau polybag plastik dengan lubang di bagian bawah.
  • Cetok
  • Cukup air.

4. Cara Membuat Bibit Cengkeh dari Polong

Cara menanam cengkeh selanjutnya yaitu bibit harus ditanam terlebih dahulu menggunakan media tanam yang lebih kecil untuk menumbuhkan akar cengkeh. Dengan cara ini persemaian dapat dengan mudah dikontrol dan dipantau hingga pertumbuhan tunas tanaman.

Cara membuat bibit cengkeh adalah sebagai berikut:

  1. Pertama-tama, campur tanah dan pupuk kandang. Rasionya 2 banding 1.
  2. Kemudian hak cipta campuran tanah dengan pupuk ke dalam pot plastik atau polybag yang telah disediakan.
  3. Buat lubang di tengah tanah.
  4. Masukkan biji cengkeh ke dalam lubang yang sudah dibuat.
  5. Tutupi benih cengkeh dengan tanah.
  6. Kemudian perlahan-lahan padatkan tanah.
  7. Siram banyak air, tetapi jangan sampai mandek.
  8. Simpan bibit cengkeh yang potensial di lokasi yang strategis dan aman dari angin kencang.
  9. Pastikan pot berisi biji cengkeh hingga 25 persen.
  10. Pantau pertumbuhan benih cengkeh secara rutin.

5. Persiapan Lahan

Cara keempat menanam cengkeh terkait dengan pengelolaan lahan yang baik. Pengelolaan tanah harus dilakukan dua bulan sebelum penanaman benih cengkeh. Perlu waktu lebih lama agar lahan siap untuk ditanami cengkeh.

Berikut ini adalah metode pengelolaan lahan yang baik.

  1. Pilih lahan di area terbuka dan terkena sinar matahari langsung.
  2. Kemudian bersihkan areal penanaman bibit cengkeh dari bebatuan, alang-alang atau gulma.
  3. Lakukan pelonggaran tanah.
  4. Biarkan area yang gembur selama seminggu untuk mendisinfeksi tanah dari gas yang mengancam pertumbuhan tanaman cengkeh.
  5. Cangkul tanah tidak lebih dari 75 cm.
  6. Maka pertanyaan tentang lebar lubang tanam adalah kira-kira. 50 cm.
  7. Taruh kotoran di dalam lubang.
  8. Biarkan setidaknya selama sebulan agar pupuk dapat menembus tanah.

6. Pemindahan Bibit Cengkeh

Yang dibutuhkan dalam pemindahan bibit cengkeh adalah bibit cengkeh itu sendiri dan lahan permanen yang dijadikan kebun cengkeh. Bibit cengkeh yang bisa dipindahkan ke lahan permanen saat berumur 2 tahun.

Pemindahan benih dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Pastikan bibit yang akan ditanam adalah bibit dengan batang lurus.
  2. Sobek polybag
  3. Ambil biji cengkeh sampai ke akarnya
  4. Semprot dengan air untuk menghilangkan kotoran
  5. Tanam benih di lubang yang sudah disiapkan
  6. Tutupi dengan tanah
  7. Kompak perlahan
  8. Ikat tanaman dengan kayu
  9. Tempatkan kayu bertengger di sisinya
  10. Taburkan pupuk di sekitar tanaman
  11. Isi kembali dengan tanah
  12. Taburkan kapur pertanian di sekitar tanaman untuk meningkatkan pH tanah.

7. Perawatan Tanaman

Cara menanam cengkeh selanjutnya adalah dengan menanam benih cengkeh yang ditanam di tanah yang lebat dan tumbuh subur karena banyaknya serangan hama yang dapat menyerang benih cengkeh.

Ini dapat menyebabkan kematian tanaman. Perawatan di tahun-tahun awal, perawatan harus dilakukan dengan sangat serius untuk mempertahankan tanaman agar menjadi kuat, besar dan subur.

Perawatan atau pemeliharaan tanaman cengkeh dapat dilakukan dengan cara-cara berikut ini.

  1. Lakukan pemupukan secara rutin setiap 4 bulan sekali selama dua tahun pertama setelah tanam cengkeh.
  2. Kemudian lakukan penyemprotan insektisida jika terdapat hambatan pertumbuhan tanaman atau masalah pada daun.
  3. Sirami tanaman cengkeh terutama pada musim kemarau dengan air yang cukup.
  4. Hapus semua gulma atau gulma yang tumbuh di sekitar tanaman gulma.
  5. Lakukan pelonggaran tanah sebulan sekali. Sehingga tanahnya selalu menyala.

8. Proses Panen

Menunggu panen cengkeh harus didasari kesabaran. Bagaimana bisa. Untuk memanen cengkeh, pekebun ini harus menunggu lima tahun.

Sejauh mengetahui informasi ini, calon pembudidaya tidak perlu khawatir akan hal ini karena jumlah cengkeh yang dihasilkan saat panen raya sangat tinggi. Selain itu, proses pemanenan juga bisa dilakukan beberapa kali pada pohon yang sama.

Satu pohon bisa menghasilkan 3 sampai 5 kilogram cengkeh. Pohon cengkeh bisa dipanen 3 sampai 6 kali. Interval waktu panen 5 sampai 7 hari. Pemetikan atau pemanenan harus dilakukan pada waktu yang tepat. Jika panen lebih awal atau bahkan lebih lambat, cengkeh merespon sebagai cengkeh berkualitas rendah.

Dan proses memanen cengkeh biasanya dilakukan dengan cara memetik bunganya. Jangan sampai bunganya mekar, karena biasanya bunga tersebut masih dalam kondisi kuncup.

Cukup memetik bunganya, tanpa menyertakan ranting dan daunnya. Tujuannya untuk menjaga pertumbuhan pucuk cengkeh. Setelah memetik bunga cengkeh, letakkan di keranjang atau wadah yang sudah disiapkan.

setelah itu, rontokkan cengkeh dengan menggunakan mesin perontok cengkeh yang akan mempermudah dan mempercepat anda dalam merontokkan cengkeh.

Learn English Online – Membuat Kategori Dalam Menghafal

Learn English Online - Membuat Kategori Dalam Menghafal

Learn English Online – Semua orang tentu akan pernah melakukan yang namanya ujian. Apalagi jika Anda saat ini sedang duduk di bangku sekolah ataupun sudah menjadi mahasiswa. Yang namanya ujian ini pasti pernah Anda lakukan. Namun di dalam melaksanakan ujian ini yang pasti Anda akan mempunyai target untuk bisa mendapatkan nilai yang tinggi dan maksimal. Dengan begitu maka Anda bisa melakukan berbagai macam cara agar Anda bisa mendapatkan nilai yang tinggi di dalam melaksanakan ujian tersebut. Nah yang pasti cara yang paling simpel dan paling sering dilakukan dengan cara menghafalkan materi yang akan keluar nantinya ketika melaksanakan ujian. Namun di dalam melakukan kegiatan menghafal ini maka ada beberapa teknik di dalamnya yang bisa Anda lakukan.

Learn English Online – Membuat Kategori Dalam Menghafal

Dimana penting untuk Anda dalam menghafalkan ini menggunakan teknik yang satu ini sebab akan bisa memudahkan Anda dalam menghafal tersebut. Nah teknik yang dimaksudkan ini adalah dengan membuatkan kategori di dalam menghafal. Dimana dengan Anda melakukan hal ini maka Anda akan bisa dengan mudah dalam menghafal. Lalu apa yang akan terjadi jika Anda tidak melakukan kategori dalam menghafal ini. Jawabannya adalah Anda akan merasa bingung dengan banyaknya materi yang akan Anda hafalkan. Misalkan saja Anda akan menghafalkan banyak materi, lalu Anda bisa mengelompokkannya atau membaginya menjadi beberapa kategori. Setelah itu maka Anda bisa menghafalkan kategori demi kategori.

Nah dengan demikian maka hafalan Anda akan menjadi lebih terstruktur. Daripada Anda tidak membaginya menjadi beberapa kategori maka akan bisa membuat Anda bingung dalam menghafalkan banyaknya materi tersebut. Nah dengan demikian maka akan bisa membuat mood Anda dalam menghafal akan semakin berkurang nantinya. Dan alhasil hafalan Anda pun akan menjadi berantakan dan semua usaha Anda dalam menghafal akan menjadi sia sia saja. Oleh sebab itu jangan sampai Anda tidak membuatkan kategori dalam menghafalkan sesuatu materi yang akan keluar nanti pada saat Anda akan melaksanakan ujian.

Learn English Online – Pelajari Metode Penilaian Dosen

Learn English Online - Pelajari Metode Penilaian Dosen

Learn English Online – Setelah Anda melihat judul artikel kali ini dimana Anda melihat judul artikel ini adalah pelajari metode penilaian dosen. Namun pastinya Anda akan bertanya tanya apa yang dimaksudkan di dalam judul artikel kali ini. Nah jika Anda belum memahami apa yang dimaksudkan dalam judul yang sudah dibuat maka Kami akan menjelaskannya untuk Anda. jadi di dalam artikel kali ini akan di bahas mengenai apa yang akan bisa Anda dapatkan jika Anda mempelajari bagaimana metode penilaian yang dilakukan oleh setiap dosen pengajar yang mengajar di kelas Anda. dengan Anda mempelajari metode penilaian yang dilakukan oleh setiap dosen maka Anda akan bisa mengetahui bagaimana dosen tersebut dalam memberikan nilai kepada mahasiswa yang diajarkannya.

Learn English Online – Pelajari Metode Penilaian Dosen

Misalkan saja di dalam perkuliahan di mata kuliah tertentu dosen akan membagikan metode penilaian yang akan dilakukannya nanti. Misalkan saja pemberian nilai ini akan dibagi menjadi tiga yakni berdasarkan presensi yang mempunyai jumlah 20%. Sedangkan untuk ulangan tengah semester mempunyai jumlah 30%. Dan yang terakhir adalah ulangan akhir semester yang mempunyai jumlah 60%. Nah dengan demikian sekarang Anda sudah mengetahui yang mana mempunyai jumlah yang paling besar. Seperti yang sudah Anda lihat di dalam contoh yang sudah disebutkan sebelumnya. Maka ulangan akhir semester atau UAS ini Anda harus kejar sekuat tenaga sebab mempunyai persentase yang paling besar.

Nah jika Anda mendapatkan nilai yang baik dalam persentase yang besar ini. Maka Anda akan bisa mendapatkan nilai akhir yang lumayan bagus. Namun akan berbeda halnya jika Anda mendapatkan nilai yang hancur. Di dalam melaksanakan ujian akhir semester ini dengan mendapatkan nilai yang kurang. Tentu walaupun Anda mendapatkan nilai yang bagus dalam persentase yang sedikit maka semuanya akan sia sia saja. Sebab persentase yang terbesar sudah mendapatkan nilai yang kurang. Jadi Anda harus bisa memaksimalkan diri Anda dalam mencari nilai yang terbaik. Di hal yang mempunyai persentase nilai tertinggi dalam mendapatkan nilai akhir yang baik.