Belajar Fungsi Relay bersama Arduino Blitar

Arduino Blitar

Modul relay adalah salah satu piranti yang beroperasi berdasarkan prinsip elektromagnetik untuk menggerakkan kontaktor guna memindahkan posisi ON ke OFF atau sebaliknya dengan memanfaatkan tenaga listrik.Relay menggunakan Prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relay yang menggunakan Elektromagnet 5V dan 50 mA mampu menggerakan Armature Relay (yang berfungsi sebagai saklarnya) untuk menghantarkan listrik 220V 2A.

Fungsi dari Relay

Beberapa fungsi relay yaitu :

  • Menjalankan fungsi logika dari mikrokontroler Arduino
  • Sarana untuk mengendalikan tegangan tinggi hanya dengan menggunakan tegangan rendah
  • Meminimalkan terjadinya penurunan tegangan
  • Memungkinkan penggunaan fungsi penundaan waktu atau fungsi time delay function
  • Melindungi komponen lainnya dari kelebihan tegangan penyebab korsleting.
  • Menyederhanakan rangkaian agar lebih ringkas.

Komponen dasar relay

Relay memiliki komponen utama yaitu :

  1. Electromagnet (Coil)  : Bagian yang menghasilkan medan magnet ketika ada arus listrik yang mengalir melalui kumparan.
  2. Armature                     : Tuas saklar yang digunakan untuk menghubungkan terminal melalui kontak point
  3. Switch Contact (Saklar)          : Bagian yang berhubungan dengan terminal dan berfungsi untuk meneruskan arus listrik
  4. Spring (Pegas)             : Mengembalikan armatur ke posisi awal ketika relay sudah tidak aktif

Jenis-jenis Relay

Relay yang biasa digunakan memiliki macam variasi. Kamu bisa membeli relay sesuai kebutuhanmu di Toko Arduino Blitar,CV. Lumbung Inovasi di Jl. Ir Soekarno no 36 Kota Blitar. Berikut klasifikasi relay :

1.      Jenis relay berdasarkan trigger atau pemicunya

Sebelum membuat rangkaian, terlebih dahulu kamu harus tahu bahwa ada dua jenis relay yang beredar di pasaran berdasarkan trigger atau pemicunya, yaitu:

  • LOW LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika diberikan kondisi LOW.
  • HIGH LEVEL TRIGGER, adalah relay yang akan berfungsi (menyala) jika diberikan kondisi HIGH.
Arduino Blitar

2.      Jenis relay berdasarkan jumlah channel-nya

  • Modul relay 1 channel
  • Modul relay 2 channel
  • Jenis modul relay 4 channel
  • Modul relay 8 channel
  • Modul relay 16 channel
  • Jenis modul relay 32 channel
Arduino Blitar
Arduino Blitar


Jika kamu masih bingung modul relay apa yang cocok digunakan untuk membuat proyekmu silakan berkonsultasi kepada kami, Toko Arduino Blitar CV Lumbung. Selain menyediakan komponen-komponen Arduino kami juga menyediakan jasa konsultasi mengenai proyekmu. Jadi, tunggu apalagi hubungi kami di media sosial Instagram kami Lumbung Inovasi.